oleh Dian Cahyani
Tanyaku:
Mengapa dalam lapar mereka,
Kau tak segera memberi mereka kecukupan?
Mengapa terkadang Kau goyang-goyangkan permukaanku,
bahkan sering Kau biarkan aku melongsor-longsor
ataupun menggenang-genang?
Mengapa tikus-tikus pencuri uangku
justru Kau biarkan saja dalam gelimang?
Mengapa gerombol-gerombol miskin di sisiku
justru Kau biarkan tambah menggelandang?
Jawab-Mu:
Mengapa kamu tidak berpikir bahwa
itu semua atas tangan mereka?
Mengapa kau menyalahkan Aku yang Menuhani Semesta
sedangkan sudah aku firmankan bahwa
Aku tergantung usaha mereka?
Mengapa seorang Tuhan selalu disalahkan
padahal ada sebab maka ada akibat?
Mengapa kau, Indonesia,
hanya menghujat dengan tanya
dan tak kau suruh mereka bermunajat?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar